You are currently browsing the monthly archive for July 2011.
Berhati-hatilah dengan permintaan maaf setelah dusta.
Dan lebih berhati-hatilah dengan permintaan maaf karena dusta yang berulang.
Karena,
Hati yang penuh cinta, tak mampu berdusta.
Untuk perlindungan bagi hati baikmu, janganlah engkau pernah lupa, bahwa
Di mana ada dusta, tidak mungkin ada cinta.
- Mario Teguh -
Dear Smokers,
Please get a plastic bag and cover yourself whenever you want to start smoking, to enable you to enjoy the smoke 100% by yourself. I don’t want any percentage of it nor do my friends who don’t smoke. Don’t kill me if you want to kill yourself.
Regards,
Non-smokers.
P.S.: Copy and paste this message at your profile to support the Keep-Smoke-Away Campaign
Bill Havens, seorang pendayung hebat berkaliber Internasional dalam masa karantinanya menjelang piala dunia mendayung,
menerima berita bahwa istrinya akan segera melahirkan.
Setelah mendengar kabar tersebut ia memilih untuk pulang & tidak mengikuti kejuaraan dunia & memutuskan untuk menunggui istrinya yg akan melahirkan.
Belasan tahun kemudian th 1952,
Bill menerima telegram dari putranya,
Frank yang pada saat itu baru saja memenangkan medali emas cano 10.000 meter pada Olimpiade di Finlandia.
Telegram itu isinya:
“Ayah, terimakasih karena telah menunggu kelahiran saya.
Saya akan pulang membawa medali emas yg seharusnya ayah menangkan beberapa tahun yg lalu.
Anakmu tersayang, Frank…”
Dari kisah diatas kita bisa belajar bagaimana kehadiran keluarga berdampak sangat besar bagi anggota keluarga tersebut.
Theodore Roosevelt, mantan Presiden AS berkata: “Aku lebih suka melewatkan waktu bersama dgn keluargaku daripada dgn petinggi2 dunia manapun.
Sahabat…
Pada akhirnya kita akan sampai pada suatu titik dimana pada dasarnya semua yg kita lakukan,
semua jerih lelah kita dalam pekerjaan,
semua untuk mereka,
keluarga yang kita cintai.
Pada akhirnya kita akan menemukan bahwa jabatan, prestasi, & promosi tidaklah seberarti kebersamaan diantara keluarga.
Jadi relakah saudara menukar kehangatan dalam keluarga anda dgn kesibukan dalam pekerjaan anda yg mungkin sudah sangat berlebihan?
Selalu ada hasil yg terbaik dari kerja keras yg terbaik pula
Jika anda Marketer : Keluarga adalah nasabah utama anda .
Jika anda karyawan : Keluarga adalah boss anda sesungguhnya
Jika anda investor : investasi yg paling berharga adalah nilai2 yg anda tanam dlm Keluarga anda .
Pastikan ketika anda di posisi puncak gunung kesuksesan, anda mengibarkan bendera kemenangan dgn pelukan keluarga disekitar anda, dan bukan dalam keadaan mereka tertinggal dibawah sambil mereka menangis krn kehilangan anda..
Selamat berkumpul d akhir pekan bersama keluarga yg mencintai Anda.
Cerita yg sangat luar biasa..
Dua puluh tahun telah berlalu, namun masih terbayang jelas kenangan
indah berikut;
Suatu malam, mama yang bangun sejak pagi, bekerja keras sepanjang hari, membereskan rumah tanpa pembantu, jam tujuh malam mama selesai menghidangkan makan malam papa yang sangat sederhana berupa telur mata sapi, tempe goreng, sambal teri dan nasi.
Sayangnya karena mengurusi adik yang merengek, tempe dan telor gorengnya sedikit gosong !, saya melihat mama sedikit panik, tapi tidak bisa berbuat banyak, minyak gorengnya sudah habis.
Kami menunggu dengan tegang apa reaksi papa yang pulang kerja, pasti
sudah capek melihat makan malamnya hanya tempe dan telur gosong.
Luar biasa ! Papa dengan tenang menikmati dan memakan semua yang
disiapkan mama dengan tersenyum, dan bahkan berkata; ” mama terima kasih!”, dan papa terus menanyakan kegiatan saya dan adik di sekolah.
Selesai makan, masih di meja makan, saya mendengar mama meminta maaf
karena telor dan tempe yang gosong itu, dan satu hal yang tidak pernah
saya lupakan adalah apa yang papa katakan:
“Sayang, aku suka telor dan tempe yang gosong.”
Sebelum tidur, saya pergi untuk memberikan ciuman selamat tidur kepada papa, saya bertanya apakah papa benar-benar menyukai telur dan tempe gosong ?”.
Papa memeluk saya erat dengan kedua lengannya yang kekar dan berkata
“Anakku, mama sudah bekerja keras sepanjang hari dan dia benar-benar
sudah capek, Jadi sepotong telor dan tempe yang gosong tidak akan
menyakiti siapa pun kok!”
Ini pelajaran yang saya praktekkan di tahun-tahun berikutnya; “BELAJAR MENERIMA KESALAHAN ORANG LAIN, dan memilih untuk merayakannya !”, adalah satu kunci yang sangat penting untuk menciptakan sebuah hubungan yang sehat, bertumbuh dan abadi.
Semoga cerita diatas akan menambah wawasan kita, bahwa kesalahan bukanlah dijadikan sasaran tembak menyakitkan orang yang kita sayangi,
tetapi justru menjadi pintu masuk menyatakan sikap sayang dan pintu maaf.
The key to succeed in a relationship is not finding the right person; it’s learning to love the person you’ve found.
Have a good night all

Recent Comments